Makan
sayuran segar merupakan suatu kebiasaan yang baik untuk dilakukan. Kandungan nutrisinya
masih utuh dan tidak dipengaruhi oleh proses pengolahan. Sayuran memiliki peran
sebagai sumber zat gizi mikro dalam bentuk mineral dan vitamin. Kebutuhan akan
mineral dan vitamin memang tidak sebanyak zat gizi makro tetapi harus tetap
dipenuhi.
Kebiasaan
mengkonsumsi sayuran segar mengarahkan pada sebuah olahan dari kacang panjang. Mulai
saat itu berencana membuat menu tersebut. Saatnya mencari bahan utama yaitu
kacang panjang hijau segar dan muda. Kacang panjang tersebut akan terasa manis
saat dimakan.
Secara
fisik kacang panjang akan tetap terlihat sama dengan kacang panjang dari tempat
mana pun. Hal yang membedakan adalah bobot, jumlah polong dan harga per ikatnya
tiap daerah berbeda. Cukup mengejutkan karena ada pedagang yang menjual satu
ikat panjang dengan harga Rp 1.000 dan hanya 4 polong saja. Hal seperti itu
membangun deskripsi betapa mahalnya kacang panjang di Dompu. Berdasarkan pengalaman
di daerah lain, meskipun harga satu ikat kacang panjang tidak Rp 1.000 tetapi
hitungan harganya lebih murah karena jumlah polongnya lebih banyak.
Harga
sayuran yang cukup mahal karena sedikit petani yang bercocok tanam sayuran. Jenis
sayuran pun tidak cukup beraneka ragam. Keterbatasan tersebut sehingga
meningkatkan harga jual kepada konsumen. Hal ini dapat berpengaruh kepada
jumlah nutrisi yang dapat diperoleh dari seikat kacang panjang. Konsumen terpaksa
membeli lebih atau menambahnya dengan sayuran lain untuk mencukupi kebutuhan
nutrisinya.
Kandungan
nutrisi kacang panjang per 100 g dapat dilihat pada gambar berikut.
Kandungan
nutrisi yang perlu diperhatikan dalam sayuran dan buah adalah mineral dan
vitamin. Jenis mineral pada kacang panjang yang tercantum yaitu sodium dan
kalium. Kacang panjang mengandung 6 mg Sodium dan 209 mg Kalium (1). Jenis dan
kandungan vitamin pada kacang panjang yaitu 335 IU Vitamin A, 0,13 mg Vitamin B1 dan 21 mg Vitamin C (2).
Kebutuhan
sodium dan kalium untuk orang dewasa berturut-turut 2.4-3.7 g dan 3500 mg per hari
(3). Seikat kacang panjang dengan bobot kira-kira 100 g mampu memenuhi kebutuhan
mineral 0.16-0.25% sodium dan 0.59% kalium perhari. Kebutuhan
vitamin A, vitamin B1 dan Vitamin C untuk orang dewasa yaitu 0.6-0.7, 0.8-1 dan
40 mg per hari (4,5,6). Seikat kacang panjang mampu mencukupi kebutuhan 13-16.25% vitamin
B1 dan 52.5% vitamin C per hari.
Seikat
kacang panjang seharga Rp 1.000 dengan 4 polong mampu menambah sedikit
kecukupan mineral dan vitamin. Memilih jenis sayuran yang mengandung nutrisi
terbaik itu harus dilakukan oleh kita.Konsumsi jenis sayuran yang beragam serta
jumlah yang cukup dapat membantu mencukupi kebutuhan mineral dan vitamin setiap
hari.
Pustaka
1. http://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/umum/kacang-panjang-hijau?portionid=54909&portionamount=100,000
2. http://www.organisasi.org/1970/01/isi-kandungan-gizi-kacang-panjang-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html
4. http://www.nhs.uk/Conditions/vitamins-minerals/Pages/Vitamin-A.aspx
5. http://www.nhs.uk/Conditions/vitamins-minerals/Pages/Vitamin-B.aspx
6. http://www.nhs.uk/Conditions/vitamins-minerals/Pages/Vitamin-C.aspx
.jpg)

No comments:
Post a Comment